Otak manusia terbagi menjadi otak kanan dan otak kiri. Manusia dengan
dominasi otak kiri cenderung sangat logis, rasional, pemikir yang
teratur, dan selalu rapi dalam penampilan maupun lingkungan sekitarnya.
Sebaliknya, manusia dengan dominasi otak kanan cenderung pemikir yang
non-logis, tidak rapi, suka berkhayal dan berimajinasi, artistik, dan
kreatif.
Nah, menjadi orang yang berpikir kreatif tentu harus banyak menggunakan
otak kanan. Maka sering-seringlah melatihnya. Bagaimana caranya? Coba
ikuti 11 langkah di bawah ini seperti dilansir thecrowdvoice.com.
1. Eight game
Pura-puralah menulis angka "8" (delapan) atau simbol "?" di udara dengan
tangan kiri dan kanan secara bersama-sama. Permainan sederhana ini
bertujuan untuk menyeimbangkan syaraf motorik kiri dan syaraf motorik
kanan.
Cobalah dan teruskanlah permainan ini setelah sarapan, selama dua menit setiap hari.
2. Thumb game
Acungkanlah jempol tangan kiri dan kelingking tangan kanan, sambil
menyorongkan kedua belah tangan ke arah kanan. Sebaliknya, acungkanlah
jempol tangan kanan dan kelingking tangan kiri, sambil menyorongkan
kedua belah tangan ke arah kiri.
Permainan sederhana ini bertujuan untuk menyeimbangkan syaraf motorik kiri dan syaraf motorik kanan.
Cobalah dan teruskanlah permainan ini bersama teman-teman setelah makan siang, selama dua menit setiap hari.
3. Pattern game
Gambarlah pola-pola tertentu di atas kertas kosong, dengan tangan kiri
dan kanan secara bersama-sama, ke arah dalam, luar, atas dan bawah.
Selain bertujuan untuk menyeimbangkan syaraf motorik kiri dan syaraf
motorik kanan, permainan unik ini juga dapat menggali potensi visual.
Cobalah permainan ini selama dua menit setiap hari, minimal 14 hari berturut-turut.
4. Specific crawl
Gerakkan tangan kanan serentak dengan kaki kiri. Kemudian balaslah,
gerakkan tangan kiri serentak dengan kaki kanan. Idealnya, siku tangan
menyentuh lutut. Iringi pula dengan lagu favorit.
Selain bertujuan untuk menyeimbangkan syaraf motorik kiri dan syaraf
motorik kanan, gerakan ini juga dapat membuat pikiran terbuka terhadap
hal-hal yang baru. Cobalah gerakan ini secara 10 menit setiap hari,
minimal 14 hari berturut-turut.
5. Specific posturing
Bertumpulah di lantai dengan lutut kiri dan tangan kanan. Sementara itu,
kaki kanan diluruskan ke belakang dan tangan kiri diluruskan ke depan.
Posisi ini bertujuan untuk mengaktifkan syaraf-syaraf tertentu secara umum dan otak kanan secara khusus.
Cobalah posisi ini selama 10 menit setiap hari, minimal 14 hari berturut-turut.
6. Specific relaxing
Tip ini khusus anak-anak. Pertahankan posisi relaksasi setengah tengkurap. Biasakan pula posisi ini ketika anak tidur.
Semakin dini, semakin baik. Biasakan pula posisi ini ketika anak sakit, sambil dipeluk oleh orang tua.
Dengan demikian, otak anak berada dalam frekuensi alpha dan anak akan merasa damai karenanya.
7. Rotated reading
Balik sebuah tulisan (atas bawah), lalu bacalah tulisan tersebut dari kanan ke kiri.
Cobalah dan teruskanlah kebiasaan baru ini selama 2 menit setiap hari.
8. Left-handed handling
Peganglah gagang pintu dan bukalah pintu dengan tangan kiri. Cobalah dan teruskanlah kebiasaan baru ini setiap hari.
9. Left-handed brushing
Gosoklah gigi dengan tangan kiri pada pagi hari. Untuk sore atau malam
hari, tetaplah menggosok gigi dengan tangan kanan. Cobalah dan
teruskanlah kebiasaan baru ini setiap hari.
10. Left-handed writing
Tulislah nama panggilan sendiri dengan tangan kiri di atas kertas
kosong. Cobalah kebiasaan baru ini minimal 10 kali sehari, minimal
selama 14 hari berturut-turut.
11. Left-handed signing
Buatlah tanda tangan dengan tangan kiri di atas sehelai kertas kosong.
Cobalah kebiasaan baru ini minimal 10 kali sehari, minimal selama 14
hari berturut-turut.
Setelah melakukan latihan dengan tekun, biasanya kita akan melihat,
setidaknya, 2 dari 10 tanda tangan tersebut menyerupai bentuk aslinya.
Latih terus bila mengharapkan punya motorik yang seimbang antara tangan
kiri dan kanan.
0 komentar:
Posting Komentar